Amal Jaariyah… Ada yg asing dengan kata tersebut ?? Ane rasa kagak deh…dah tenar kata-kata itu seperti tenarnya diriku di Sistem Informasi ITS (Wakakakakak…).😀 Ada sesuatu hal yang ingin ane share mengenai Amal Jaariyah ini. Tapi klo ente-ente semua dah pada tau sebelumya ya kagak papa sih…😀 Nambahindikit2 aje…

Begini saudara sekalian…

Sering sekali, saya bahkan anda sekalian, pernah merasa kantong lg tipis (baca: bokek). Dan kemudian mencari cara secepatnya untuk bisa meraih uang dan menutupi kekurangan modal. Tapi bukan lewat Judi ataupun pasang togel tentunya. Karena ane merasa ente2 pade pasti orang2 “Baik” semua. (Maksudnya???). Bahkan bung Haji Rhoma Irama pun pernah syiar lewat lagunya untuk tidak main judi, mabuk-mabukan dan begadang. Waahh, jangan2 bung Rhoma pernah……….Ups, SENSOR, Just Kidding lo bung!!!

Nah, Pasti ente pernah kepikiran untuk beramal jaariyah atau menyisihkan sebagian harta yang dipunya (meskipun dah tipis) untuk diberikan kpd yg berhak atau dimsukin di kotak Infaq di masjid2. Bukan begitu teman-teman. Begitu juga diriku…Ane pernah melakukan yg sama dengan harapan ALLAH Azza Wajalla membalas dengan rejeki atau barokah yang lain. Atau bahkan rejeki berupa mentahan (baca: uang atau fulus). Sehingga kantong kita kagak tipis lagi. Katanya Ustadz Yusuf Mansyur sih wajar-wajar saja klo kita berlaku seperti itu…Insya Allah!!!

Allah selalu sayang kepada hamba-hambanya yang membutuhkan, asalkan hambanya pun ingat kepada-Nya. “Ud’uunii Astajiblakum.” Artinya kira-kira begini : berdoalah kepada-Ku (Allah SWT), maka akan Aku (Allah SWT) kabulkan. (Tolong dikoreksi y klo ane ada salah ! Makasih…).

Gini aja, ane coba kasih analogi mengenai amal jaariyah ini : Allah SWT pasti akan membalas kebaikan seseorang, termasuk orang yg ber-amal jaariyah. Nah, ambil kesepakatan sementara aja. Misalnya, katakan ketika kita berbuat baik dibalas sama Allah dengan rejeki atau barokah 10x lipat.

Kemudian coba ikuti contoh kecil ane dibawah ini…
Ketika kita lg boke dan uang kita tersisa Rp. 10,000. dan demi mengharapkan balasan dari Allah (baca: ingin dpt duit yg cukup), kita ber-amal jaariyah sebesar Rp. 2,000. Seiring waktu yg berjalan, rejeki kita secara tidak sadar telah ditambah oleh Allah ‘Azza Wajalla sebesar Rp. 20,000 (10x lipat dari 2,000). Alhamdulillah…😀

Modal : 10,000

Amal : 2,000

Doa yg dikabulkan : 20,000

Saldo Akhir : 28,000 rupiah.

Sekarang, misalnya, kita barusan dapet uang proyek sebesar Rp. 100,000. Dan dari awal, kita sudah ada niat untuk beramal sebesar Rp. 20,000. Secara tidak sadar, Allah Azza Wajalla menambah rejeki kita sebesar Rp. 200,000 (10x lipat dari Rp. 20,000). Woww!! Alhamdulillah…

Modal : 100,000

Amal : 20,000

Doa yg dikabulkan : 200,000

Saldo Akhir : 280,000

Indah bukan hidup ini kawan…
Singkat kata, kenapa kita tidak membudayakan hidup dengan ber-Amal Jaariyah. Kenapa kita harus menunggu boke dan tipis dompet untuk melakukan Amal Jaariyah. (Ane ngritik diri ane sendiri kok… :D)

So…jangan takut untuk ber-Amal Jaariyah. Tak dukung jeh…hayah🙂

“Hidup itu bukanlah dimulai dari kita membuka mata sampai menutup mata lagi disetiap harinya.
Melainkan, hidup itu adalah bagaimana kita bisa lebih baik dari hari kemarin dan bisa memberikan MANFAAT/FAEDAH bagi orang lain.”

Wallaahu A’lam bisShowaab…