Yup, 24 jam dibagi dengan angka 3 akan menghasilkan 8 jam. Bagilah, tatalah, aturlah atau manage-lah hidupmu dalam satu hari menjadi tiga kelompok waktu (satuan jam). 8 jam untuk IBADAH, 8 jam untuk BELAJAR dan 8 jam untuk ISTIRAHAT. Itulah pesan dari ustadzku yang mengutip dari salah satu kitab karangan Ulama Besar Imam Syafi’i, perihal mengatur waktu sehari-hari.

Medio akhir tahun lalu sampai awal tahun baru masehi 2009, hidup ini terasa kacau, galau dan lantak. Hidup terasa tak termaknai dg semestinya. Hari demi hari terlewati begitu saja. Proyek terbengkalai, kuliah amburadul, fiuh…alhamdulillah, Dia selalu ada dan selalu memberikan senyum-Nya bagiku.

yang namanya manusia, wajar bila butuh tempat untuk mengadu. Bila kita sdg tertimpa masalah, jgn lupa klo kita punya ALLAH SWT dzat yg maha menggenggam, adukanlah semua pada-Nya. Kita punya ustadz ataupun ustadzah, mintalah saran dari beliau (tombo ati: wong kang soleh kumpulono). Pun jg kita punya orang tua, doa mereka sangatlah maqbul.

Rasulullah berpesan:
berbuatlah untuk duniamu seolah-olah kamu hidup selamanya. Dan berbuatlah untuk akhiratmu seolah-olah kamu akan mati esok hari

jadi, seberat apapun maslah yg ada, ingat lah bahwa Allah SWT tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan hambanya. Dan dg sabda Rasulullah SAW akan menjadikan itu sebagai motivasi bagi kita untuk melakukan amal perbuatan demi mencapai hari yang berkualitas dan bermakna.